Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

SHARING IS FUN

Gambar
 SHARING IS FUN Finish! Alhamdulillah, lima belas hari telah terlampaui. Kegiatan dalam family project telah dituntaskan. Learning by doing. Ya, setiap hari aku belajar cara menjadi sahabat terbaik bagi pasangan. Sukses? Belum. Aku belum sepenuhnya menjadi partner terbaik suami. Namum, aku ingin terus belajar dan berbagi kebahahiaan. Sesuai rencana, project bagi ini ialah berbagi. Memberikan sebagian rezeki kepada para tim oranye di sekitar alun-alun. PJ dan pelaksana kami berdua sedangkan perlengkapan cukup uang semampunya untuk membeli menu sarapan. Aktualnya, kami berangkat jam enam pagi dari rumah sekalian mau membeli kelapa parut untuk masak sayur lodeh. Sampai di alun-alun masih sepi. Kami memutarinya sekali kemudian pergi ke pasar. Saat balik, tim oranye belum juga kelihatan. Kegiatan kami lanjutkan dengan berjalan kaki. Seru-seruan di tengah alun-alun. Kemudian berfoto ria dan bermain saling tarik rumput. Main dom jika kata suami. Sekitar pukul tujuh pagi, kami bersiap pulang.

AROMA KEMESRAAN

Gambar
 AROMA KEMESRAAN Rabu menggebu. Rencana pagi ini ialah masak bareng. Apalagi, jadwal ngeles libur.  Semangat dong, bangun pagi beres-beres dapur, menyiapkan menu medangan untuk mertua, nyuci, nyapu, dan serba serbi lainnya. Rumah rapi. Kami siap pergi ke pasar. Otak mencatat untuk membeli menu sayur besok pagi untuk mertua, bumbu, dan lauk. Sedangkan rencana kami ialah mau membuat oseng cumi cabai hijau ditambah tomat hijau. Aktualnya, kami ke pasar sekitar pukul tujuh setelah suami selesai membersihkan mesin pompa. Biasanya jam enam sudah on the way. Sampai pasar hujan turun. Cumi tidak ada, tersisa sotong kecil. Tragedi terjadi. Kami terpisah di pasar. Nah, keren, kan? Untung pasar tradisional yang sering dikunjungi dan tahu mana saja bakul langganan. Setelah belanja dan menemukan suami di tempat parkir, kami pulang. Sesuai rencana dan pembagian tugas. PJ dan pelaksana selalu berdua, maka project pun dikerjakan bersama. Suami bertugas membersihkan sotong dan aku menyiapkan bumbu dan

MENCARI BAHAGIA

Gambar
 MENCARI BAHAGIA Hari ketiga belas. Family project kali ini benar-benar belum ada agenda. Aku merasa lelah dengan rutinitas dan ingin menepi sejenak. Oke. Mungkin me time sangat cocok untuk hari ini. Jadi, mari kita lakukan. Pimpinan dan pelaksana project ialah diri sendiri (aku dan suami sendiri). Perlengkapan pun menyesuaikan. Oke. Suami asyik dengan pembuatan pot, tanaman, design, dan nonton video tutorial.  Aku? Kuawali dengan mandi berjam-jam. Sengaja ingin berlama-lama di dalma kamar mandi. Menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. Selesai? Aku pergi. Beli bakso bakar dan otak-otak. Pulang dan dimakan bersama saudara. Ma syaa Allah. Sederhana. Tantangannya ialah tidak ada diskusi sebelumnya dan kita jalan masing-masing. Jadi, untuk refleksi sebaiknya perlu diagendakan me time dan menyusun jadwalnya. Alhamdulillah, kita bahagia. Bukankah menyendiri dengan hobi itu perlu? Nah, hari ini cukup 80% dulu karena rencana belum terstruktur dengan baik. #harike13 #tantangan15hari #zona3ce

ON CINEMA

Gambar
 ON CINEMA Hari kedua belas. Ma syaa Allah 😍 "Terima kasih, Abang, sudah menjadikan aku sebagai partner hidupmu. In syaa Allah, aku akan selalu berusaha untuk bisa menjadi sahabat terbaikmu." Family project kali ini ialah On Cinema. Ya, membuat bioskop ala-ala di kamar. Perlengkapannya cukup laptop, file film, camilan, minuman, dan tentu saja alas lesehan. Acara nonton dimulai sudah siang sekitar pukul sebelas. Waktu berdua untuk mengademkan diri ketika di luar kamar heboh dengan urusan mereka masing-masing (ponakan dan teman-teman plus aneka mainan). Filmya yang ditonton adalah kartun. Menceritakan sebuah hutan yang kekurangan air sebab sungai kering. Alkisah ada dongeng tentang batu air yang direbut Raja Badru aliaa Beruang. Raja hutan dan pengikut tak percaya dongeng dari si tua Korp, kecuali Putri Latte, si landak cilik yang dikucilkan karena hidup sebatang kara. Misi pun dimulai. Putri Latte berjuang memberanikan diri menemui Raja Badru dan mengembalikan batu air. Alham

KUNJUNG SEDULUR

Gambar
 KUNJUNG SEDULUR Sebelas hari. Family project kali ini ialah sambung sedulur. Melanjutkan rencana kemaren yang tertunda. Mari kita ke tempat bulik. PJ fampro aku sendiri dan pelaksana ada suami, mamak, kakak, dan ponakan. Perlengkapan cukup bawa kendaraan dan sedikit buah tangan.  Rencana pukul sembilan berangkat, qodarullah, harus cari STNK motor yanh satunya lebih dulu. Setelah sampai rumah mamak,ternyata beliau, kakak, dan ponakan belum mandi. Jadilah menunggu lagi. Barulah sekitar jam sepuluh, kami berangkat. Alhamdulillah, perjalanan lancar. Refleksi hari ini ialah harus koordinasi dengan baik dan belajar on time. Sedangkan untuk tantangan, Alhamdulillah, bisa diatasi dengan baik. Kami bahagia. Bisa saling bertegur sapa, bercerita, dan saling memberi semangat. Maka, 90% cukup untuk Sambung Sedulur hari ini. #harike11 #tantangan15hari #zona3cerdasemosidanspiritual #pantaibentangpetualang #institutibuprofesional #petualangbahagia #familyproject #sahabatterbaik #merlinnursmila #banyu

TALI BAKTI

Gambar
 TALI BAKTI Sepuluh. Ya, lima hari lagi tantangan zona tiga akan berlalu. Bahagiakah? Aku justru ingin mengulangnya. Rencana hari ini, aku ingin bersilatutahmi ke tempat bulik di Gombong. Satu-satunya adik ibu yang masih ada.  Maksud hati sudah diutarakan pada suami dan beliau setuju. Kegiatan fampro akan dilaksanakan setelah habis zuhur usai aku pulang les dan juga menunggu motor yang sedang diservis. Qodarullah. Pulang les, rencana ganti berkunjung ke rumah ibu. Cuaca panas membuat silau mata di jalan dan pening di kepala. Oke. Ganti plan B. Kegiatannya adalah makan siang bersama ibu, bapak, dan ponakan di rumah. Berhubung ibu belum masak baik nasi ataupun lauk sayurnya, aku menanyakan menu yang diinginkan. Satu kata, lotek. Akhirnya aku keluar untuk membeli lotek dan tahu uleg. Dua porsi lotek untuk aku, suami, dan ibu. Pedas. Sedangkan satu porsi tahu uleg tidak pedas sama sekali untuk bapak dan ponakan. Ditambah lima mendoan untuk rame-rame. Kenapa tidak beli satu porsi untuk satu

GELAS CINTA

Gambar
 GELAS CINTA Sembilan hari kami menjalani tantangan ini. Ma syaa Allah, Jumat mubarrak. Pagi ini, kami berencana untuk mengisi gelas cinta dengan ayat suci. Membaca Alkahfi sebelum mengawali hari semoga kami selalu terlindungi. Rencana, kegiatan dilakukan ba'da salat shubuh sekitar pukul lima pagi. Perlengkapan cukup kitab suci dan perlengkapan yang dipakai untuk salat. Setelah suami pulang dari masjid, kami bersiap. Mengawali dengan membaca umul kitan lebih dulu. Alhamdulillah, tiga puluh menit kemudian selesai. Doa pun dipanjatkan. Kepalaku berbaring di atas paha suami dan kami mulai bercengkrama santai sebelum melanjutkan aktivitas. Tantangan yang ada lebih padaku. Melatih kesabaran karena cara membaca aku dan suami berbeda. Suami tak bisa membaca cepat sepertiku sehingga aku harus menyamakan frekuensi. Refleksi ke depan, kegiatan mengaji bareng harus lebih sering dilkaukan. Di samping menjalin bonding dan mempererat kemesraan dalam meraih rida-Nya, kami masih harus banyak belaj

BUBUR KENANGAN

Gambar
 BUBUR KENANGAN Delapan hari sudah kami lewati dalam zona cerdas emosi dan spiritual. Alhamdulillah, tantangan masih bisa kami taklukan. Kali ini, rencana untuk family projectnya ialah tentang SABU (Sarapan Bubur) kacang hijau legendaris di dekat alun-alun Karanganyar. Tepatnya persis di depan SMP N 1 Karanganyar. PJ dan pelaksana kegiatan masih berdua, Abang dan Elin. Rencana, kami akan pergi pukul lima pagi dan berjalan mengelilingi alun-alun lebih dulu. Ingat membawa air putih dan uang sepuluh ribu. Namun, praktiknya kami pergi jam setengah tujuh. Setelah semua beres dari urusan masak, mencuci, menyapu, dan lainnya. Qodarulloh, bapak mertua semalam demam dan pagi tadi nampak lemas. Akhirnya aku masakan bubur sagu irut lebih dulu sebagai sarapan berdua dengan ibu mertua yang baru saja pulih setelah opnam. Ma syaa Allah. Meski rencana tidak tepat waktu, Alhamdulillah fampro tetap dilkaukan. Kami sarapan bubur kacang hijau pada seorang penjual yang sudah menjajakan dagangannya sejak 37

PETAK INSPIRASI

Gambar
 PETAK INSPIRASI Tujuh hari sudah, tantangan zona tiga terlewati. Family Project membuatku berpikir hendak melakukan hal menarik apa untuk bermesraan dengan suami. Dibaca: membangun kerja sama, ya? Kemaren sore, si Abang tiba-tiba mengajak pergi ke sawah setelah aku selesai menyapu halaman rumah. Oke, tiga puluh menit cukup menghabiskan senja. Jadi, pagi ini aku akan mengajaknya jalan lagi ke sawah. Penanggung jawab dan pelaksana kegiatan tentu kami berdua. Perlengkapan yang dibawa hanya gawai untuk mengambil gambar.  Sekitat pukul lima pagi, aku berpamitan pada mertua untuk jalan pagi. Jarak rumah ke sawah hanya selemparan pandang. Di sawah belum terlihat petani yang turun menggarap ladang. Kami memilih terus berjalan saja menikmati udara segar. Aku memejamkan mata dan merentangkan kedua tangan. Mengembuskan napas perlahan. "Bang, aku mau ke sana," kataku menunjuk sebuah jembatan dekat makam panjang. Kaki terus melangkah dan obrolan mengalir mengomentari keindahan semesta. K

HAPPY CLING

Gambar
HAPPY CLING Bangun tidur kuterus mandi. Habis itu ya salat shubuh.  Bacanya sambil nyanyi agar happy.  Pagi ini, family project yang akan digarap ialah beres-beres rumah bersama. Suami bagian luar, istri bagian dalam. Aman. Bisa bergerak bebas dengan baju ala emak. Happy Cling dilakukan oleh suami dan istri dan keduanya merangkap pennaggung jawab. Rencana kegiatan dilakukan sepagi mungkin dan usahakan sebelum jam sembilan sudah selesai. Perlengkapan menyesuaikan tempat dan hal yang dilakukan. Seperti sapu, sikat, lap, peralatan masak, juga mencuci. Jadi, ronde pertamaku dimulai dari kamar lanjut ke dapur. Sedang suami membersihkan halaman dan menyapu rumah. Setelah itu pergi ke puskesmas mengantar minuman hangat dan sarapan untuk bapak. Menu hari ini ialah 'sprit' jika menukil istilah suami. Yaitu tempe yang sudah setengah busuk alias semnagit. Diberi bumbu bawang merah dan putoh, kencur, daun salam, tomat. Garam dan gula tak ketinggalan agar makin sedap. Nah, iris semua bumbu.

SEMANGKUK CINTA

Gambar
 SEMANGKUK CINTA Senja mulai menyapa bersama hujan yang setia merayu. Mantel kukencangkan rapa menempel badan dan laju motor digas perlahan. Akhirnya, aku sampai juga di rumah. Membawa tas kain berisi baju ganti, mangkuk dan termos kecil, ada juga separuh buah naga. Barang bawaan kuletakkan lanjut dengan membersihkan diri. Tak berselang lama, azan maghrib berkumandang. Segera kutunaikan tiga rakaat di belakang suami. Beberapa saat berselang. Kami menikmati waktu dalam diam. "Mas, aku mau buat es sama buah naga, puding, susu. Tapi esnya dibuat jadi remukan kecil-kecil," ucapku membuat rencana. Ya, family project kali ini ialah ingin membuat kudapan segar sore hari. Sayang, ide ini muncul dadakan ketika aku baru pulang. Jadi,  kegiatan dilakukan setelah shalat maghrib dengan penanggung jawab dna peserta kami berdua. Perlengkapan yang dibutuhkan selain bahan utama, tentu ada mangkuk, sendok, palu kecil, plastik, dan lap. Tanpa babibu lagi, kami beranjak ke dapur. Aku siapkan sem

BERBAGI HATI

Gambar
 BERBAGI HATI  Senyum semangat pagi menyambut tanggal satu. Selamat pada sahabat yang gajiannya diundur. Ahad ini, aku harus berbagi 'hati' dengan suami. Oke, baiklah. Aku akan menjadi sahabat terbaikmu. Jadi, family project di hari keempat judulnya berbagi hati. Sebuah kegiatan yang mengharuskan ikhlas menyisakan ruang untuk orang lain (baca: suami). Seperti biasa, pennaggung jawab dan pelaksana adalah kami berdua. Perlengkapan yang dibawa cukup sulak, sapu, kispray, dan kain lap. Rencana, aku akan menurunkan buku-buku di rak. Menata ulang dengan padat agar ada sisa ruang untuk peralatan sablon suami. Buku kuturunkan, suami cek di database koleksi manual. Rak dibersihkan dan buku ditata lagi sesuai genre dan kelompoknya. Faktanya, jam dinding sudah menunjukan waktu setengah sembilan. Buku sudah turun semua dan masih dicek suami. Namun, ketaksabaran dan berasa diuber waktu, buku segera kumasukan ke rak lagi. Hasilnya, tercampur mana yang sudah didata dan belum. "Maafkan, B

PUTAR RANJANG

Gambar
 PUTAR RANJANG Hujan semalam masih menyisakan tetes-tetes air yang membuat dingin. Seketika, tarik selimut adalah hal yang menyenangkan. Namun, tidak semudah itu. Mata ini terbuka, lantas bibir mengucap doa. "Alhamdulillah, masih diberi nikmat menghirup udara pagi." Kutunaikan dua rakaat shubuh di belakang suami. Salam ke kanan dan ke kiri terucap, hingga tanganku menyambut ulurannya. Terakhir, kepala ini merebah pada paha suami dan kedua tangan kulingkarkan di pundaknya sambil memijat tengkuk. Tak berselang lama, kami pun pindah posisi dan saling memijat bergantian. Ma syaa Allah, nikmatnya. Angin keluar berupa sendawa, efek semalam hujan-hujanan sepulang dari Nirmala Karanganyar. Mentari menyapa, seakan menyadarkan kami untuk segera menyambutnya dengan aktivitas. Oke. Kurasa cukup untuk saling bermanja. Saatnya kita putar ranjang. Jadi, rencana untuk family project hari ini ialah menata ruang kamar. Susunan permainannya ialah: Penanggung jawab dan peserta tentu saja aku dan

AKU TAHU ABC

Gambar
 AKU TAHU ABC Hari ini, Tante ingin belajar dan bermain bersama Vito. Nama permainannya adalah Aku Tahu ABC. Nah, Vito sekarang sudah di Tk loh! Namun sayang, baru berangkat sekolah dua kali saja. Setelah itu, sekolah dari rumah sama Tante karena tugas tidak diberikan rutin oleh gurunya. Belajarnya saja belum terjadwal, belum lagi jika Vito di rumah Mbah Kebumen. Nah, sekarang Tante mau membuat Family Project dan ingin menjadi sahabat terbaik bagi Vito. Yuk, kita bermain kartu.     Setelah Tante sampai rumah dan istirahat sejank, maka inilah saatnya bermain. Alhamdulillah, tadi pagi Kartu ABC sudah disiapkan. Sederhana saja. Tante memakai dus nasi tidak terpakai kemudian memotongnya menjadi seukuran 5 X 5 cm. Masing-masing kartu ditulis huruf ABC dan huruf vokal AIUEO. Jumlah setiap huruf tidak sama, menyesuaikan dengan jumlah kartunya saja. "Vito, kita main kartu, yuk," ajak Tante. "Tante punya kartu?" tanyanya antusias. "Kartu ABC. Coba, sekarang mana huruf A

PIT-PITAN

Gambar
 PIT-PITAN Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah,  kelas Bunda Sayang #6 sudah memasuki zona ketiga. Materi tentang "Cerdas Emosi dan Spiritual" begitu menantang bagi saya. Jadi, di sini saya akan mencoba untuk menjadi sabahat terbaik bagi imam tercinta. I know, I can be better. Pagi ini, kami bangun seperti biasa kemudian bermunajat kepada Illahi. Mendung menghiasi pagi diimbangi lirih suara guntur. Diskusi semalam, kami akan bersepeda mengelilingi desa sebagai langkah olahraga pagi. Namun, cuaca menjadikan keraguan singgah dalam hati. Akhirnya, saya singsingkan lengan baju untuk berberes di dapur. Menanak nasi juga merebus ubi sebagai sarapan. Sang suami bergelut dengan peralatan makan yang kotor di serambi sumur. "Lin, Mama jalan-jalan, ya?" pamit Ibu melewatiku dari pintu belakang. "Ya, hati-hati, jalan masih licin bekas lumpur banjir." Akhirnya, setelah urusan rumah beres, saya pergi ke pekarangan untuk memetik daun melinjo. Sedang suami mengeluarkan

AMAZONE

Gambar
  AMAZONE   Alhamdulillah, terima kasih ya, Allah. Engkau telah banyak memberiku kesempatan untuk terus belajar menjadi pribadi lebih baik lagi. Kini, lima belas hari telah terlewati. Belajar dalam zona kemandirian membuat kedua netra lebih terbuka. Aku sadar jika diri ini masih jauh dari kata sempurna. Lebih baik pun belum. Bintang lima saja belum bisa kuraih. Masih banyak hal yang harus kupelajari lagi dan lagi khususnya agar diri ini mampu berdikari secara merdeka. Untuk itu, izinkanlah aku menulis surat cinta untuk seorang pribadi bernama Merlin Nursmila. Satu-satunya anak perempuan dari pasangan bapak dan ibunya. Seorang adik dari dua kakak laki-laki dan seorang mbak dari adik lelaki yang tak pernah mau mengaku dirinya terlahir sebagai bungsu.   DIKSI ISTIMEWA UNTUKKU   Wahai engkau anak mamak Masa kanakmu telah jauh tertinggal Masa gadis juga telah terlepas Siapakah dirimu kini?   Aku adalah seorang istri Dari seorang suami yang begitu penyabar Diam

Cerita Tante & Vito #15

Gambar
  Cerita Tante & Vito #15

Cerita Tante dan Vito #14

Gambar
 Cerita Tante dan Vito #14 Kutinggalkan dengan Rapi Alhamdulillah, hari keempat membersamai ponakan belajar. Besok adalah akhir dari misi kemandirian di zona dua Ibu Profesional. Namun, bukan akhir dari waktu belajar. In syaa Allah, Tante dan Vito akan terus belajar. Sama-sama melatih kemandirian dan tidak bergantung. Pasti kita bisa! Nah, pagi ini, Vito bangun setelah Tante salat shubuh seperti biasa. Ketika sadar di sampingnya sudah tak ada orang, dia akan memanggil. "Te ...." "Tante shalat. Vito sudah bangun?" tanyaku. "Mau bobo lagi," jawabnya sambil beralih tempat. Jika malam tidur di depan, maka ketika yang lain bangun, dia akan pindah ke depan televisi.  Vito pun terlelap lagi. Tante siap terjun ke dapur. Sambi beres-beres hal lainnya. Waktu terus berputar. Fajar telah jauh pergi dan mentari datang menggantikan posisi. Vito terbangun dan minta nonton televisi. "Te, nonton tivi." "Bangun dulu. Doa. Terus pipis dan cuci muka. Habis itu